Tujuh Jenis Kategori sistem Komputer


Single user dan Single Tasking
Posted January 1, 2011 by abinowo ananta in Operasi Sistem. Leave a Comment
Single user adalah istilah di dalam penggunaan Sistem Operasi yang hanya dapat digunakan oleh satu pengguna saja.Single Tasking adalah istilah di dalam komputer yang melakukan sebuah pekerjaan dalam satu waktu. Dalam kasus Single user dan Multi tasking ini bisa di bilang yang paling jadul atau bisa di bilang paling kuno yang dibuat pada waktu itu contohnya antara lain MS-DOS dan Palm OS. Dalam penggunaan sistem operasi ini kurang efektif karena kurang dapat mempersingkat waktu pengerjaan. dan juga dalam sistem operasi ini grafisnya masih kurang bagus sehingga dalam pemakaiannya akan cepat bosan.

Sistem Multi-User
Sistem Multi-User adalah suatu sistem dimana lebih dari satu user menggunakan secara bersama satu atau lebih perangkat keras, piranti lunak dan data/ informasi , orang dan prosedur melalui masing-masing komputer atau workstation.

Multitasking
Multitasking dalam dunia komputer berarti melakukan pekerjaan yang berbeda secara realtime dan bersamaan dalam satu perangkat.
Arti istilah Multitasking dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut
Beberapa program dapat berjalan pada saat yang bersamaan. identik dengan multiprogramming.
Multitasking merupakan suatu modus dari sistem operasi. Terdapat beberapa jenis dari multitasking ini,
yaitu: Sistem Multitasking, Time-Slice Multitasking, Cooperative Multitasking, Cooperarative.

Server Jaringan
Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan atau network operating system. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.

Sistem Waktu Nyata
Sistem waktu nyata dapat di definisikan sebagai sistem yang harus menghasilkan respon yang tepat dalam batas waktu yang telah ditentukan. Jika respon komputer melewati batas waktu tersebut, maka terjadi degradasi performansi atau kegagalan sistem. Beberapa sumber lain mendefinisikan sistem waktu nyata sebagai berikut :
– Menurut definisi Kamus komputer Oxford : Setiap sistem yang waktu terjadinya output sangat signifikan. Jarak antara waktu input terhadap waktu terjadinya output harus sangat kecil terhadap waktu yang diperbolehkan.
– Menurut Cooling pada buku Software Design for Real Time Systems (1991): Sistem Waktu Nyata adalah sistem yang harus memprodukis respon yang tepat dalam suatu batasan waktu yang tentu. Komputer yang responnya melebihi batasan waktu ini akan memberikan performansi yang terdegradasi atau malfunction. Sebuah sistem waktu nyata membaca input dari plant dan mengirim sinyal kontrol ke plant pada waktu-waktu yang ditentukan oleh pertimbangan operasional dari plant bukan oleh sistem computer.
– Menurut Bennet : Sebuah program yang ketepatan operasinya tergantung pada hasil logika komputasi dan waktu suatu hasil diproduksi.
Sehingga, secara kasar dapat kita ambil kesimpulan bahwa sistem waktu nyata adalah sebuah sistem yang memiliki deadline / jangka waktu penyelesaian tertentu, namun tetap mengutamakan ketepatan dan performa yang tinggi dalam prosesnya.
Sebuah sistem waktu nyata adalah sistem yang kebenarannya secara logis didasarkan pada kebenaran hasil-hasil keluaran sistem dan ketepatan waktu hasil-hasil tersebut dikeluarkan. Aplikasi penggunaan sistem seperti ini adalah untuk memantau dan mengontrol peralatan seperti motor, assembly line, teleskop, atau instrumen lainnya. Peralatan telekomunikasi dan jaringan komputer biasanya juga membutuhkan pengendalian secara Real-time.
Contoh Sistem Waktu Nyata :
• Proses pengambilan uang pada ATM
• Proses login atau pendaftaran online
• Proses pengenalan sidik jari pada absensi
• Proses perekaman suara
• Sistem pendeteksian dan alarm
• Sistem pengiriman data transmisi (TV, Telepon)
• Proses isi ulang pulsa

Embedded System
Embedded System merupakan sistem
komputer yang berorientasi pada aplikasi spesifik
dalam skala yang bervariasi baik pada perangkat
lunak maupun perangkat kerasnya. Sistem ini harus
memenuhi kebutuhan akan kegunaan, kehandalan,
biaya, kapasitas dan sumber daya dari suatu aplikasi.

Sistem Terdistribusi
Sistem terdisitribusi merupakan kumpulan autonomous computers yang
terhubung melalui sistem jaringan computer dan dilengkapi dengan sistem
software tedistribusi untuk membentuk fasilitas computer terintegrasi.
Proses:
– Dijalankan secara bersamaan (execute concurrently)
– interaksi untuk bekerjasama dalam mencapai tujuan yang sama
– mengkoordinasikan aktifitas dan pertukaran informasi yaitu pesan
yang dikirim melalui jaringan komunikasi

Refensi :

Wikipedia.org.com

tirtafajar.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s